Kamis, Februari 25, 2010

Pendidikan Lingkungan SIBERMAS

Judul Program
PENDIDIKAN LINGKUNGAN UNTUK SEKOLAH DASAR
SE-KECAMATAN SRANDAKAN
Abdi Masyarakat Mahasiswa Kehutanan Angkatan 2000 Fakultas Kehutanan UGM
Dalam rangkaian Kuliah Kerja Nyata Sinergi Pemberdayaan Potensi Masyarakat (KKN Sibermas) 2004 di Kecamatan Srandakan, Bantul DIY

Oleh : Jarot Wahyudi*)



Latar Belakang
Berawal dari pertemuan para mahasiswa peserta KKN Sibermas 2004 dari Fakultas Kehutanan UGM yang diadakan di Sub Unit Sapuangin Desa Trimurti dan adanya kesempatan untuk berpartisipasi dalam kegiatan Jambore Kemah Ranting Srandakan pada tanggal 12,13, dan 14 Agustus 2004 di Lapangan Gedung Bule Desa Trimurti, maka kami sepakat untuk menindaklanjuti pertemuan ini dengan menyelenggarakan “Program Pendidikan Lingkungan untuk Sekolah Dasar Se-Kecamatan Srandakan” bersama Jambore tersebut.


KKN Sibermas merupakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat antara Universitas Gajah Mada, Universitas Negeri Yogyakarta dan Universitas Atma Jaya Yogyakarta, di Desa Poncosari dan Desa Trimurti pada tanggal 10 Juli 2004 sampai 31 Agustus 2004.







Tujuan
1) Memberikan pemahaman awal kepada generasi muda tentang permasalahan-permasalahan lingkungan dan kehutanan yang terjadi, seperti kebakaran hutan, pencemaran limbah, illegal logging, dan perburuan satwa liar.
2) Mendidik dan melatih siswa Sekolah Dasar untuk menumbuhkan kesadaran dan kepedulian terhadap usaha-usaha perbaikan lingkungan disekitar mereka.
3) Sebagai wadah kebersamaan dan aktualisasi Mahasiswa Kehutanan dalam menerapkan ilmu kehutanannya kepada masyarakat.


Tempat dan Waktu Pelaksanaan
Program pendidikan lingkungan ini terdiri dari tiga kegiatan sebagai berikut :
1) Aksi penanaman pohon di bantaran Sungai Progo sepanjang satu kilometer, kegiatan ini dilaksanakan pada hari Sabtu, 14 Agustus 2004 di tanggul bantaran Sungai Progo yang berdekatan dengan Jembatan Srandakan.
2) Pendampingan peserta jambore dalam bentuk permainan dan outbond, kegiatan ini dilaksanakan pada hari Jum’at, 13 Agustus 2004 di Lapangan Gedung Bule.
3) Pemutaran film bertemakan lingkungan sebagai pembuka, kegiatan ini dilaksanakan pada hari Kamis, 12 Agustus 2004 di Lapangan Gedung Bule.

Sasaran
1) Siswa Sekolah Dasar peserta Jambore dengan komposisi : 42 siswa mengikuti aksi penanaman; 164 siswa mengikut kegiatan permainan dan outbond; dan pemutaran film diikuti oleh semua peserta Jambore yang berjumlah sekitar 500 siswa serta penonton dari masyarakat sekitar sebanyak 50an orang.
2) Personil panitia mahasiswa terdiri dari 45 mahasiswa Fakultas Kehutanan UGM dan sebanyak 15 mahasiswa dari UNY.

Metode Penyampaian
Masing-masing kegiatan dalam program pendidikan lingkungan ini menggunakan metode penyampaian yang berbeda. Untuk kegiatan pemutaran film lingkungan dengan menggelar layar lebar di Lapangan Gedung Bule pada malam pertama kegiatan Jambore sebagai pengganti kegiatan api unggun. Film yang ditayangan dipilih berdasarkan kondisi lingkungan di sekitar lokasi Jambore yang berada di bantaran Sungai Progo, untuk itu dipilih dua film berjudul ” Menyusuri Wajah Sungai Code” produksi Yayasan Damar dan “Kemah Lingkungan di Bandung” oleh KONUS.
Kegiatan permainan dan outbond dilakukan dengan mengambil peserta perwakilan masing-masing regu sebanyak 3-4 siswa. Permainan berbentuk kekompakan siswa dalam menyusun strategi untuk mencapai kemenangan. Dalam kegiatan ini diadakan tiga macam permainan yaitu menyusunn puzle tentang ekosistem hutan, belajar simulasi erosi, dan permainan saling kejar “Rantai Makanan”.
Sedangakan pada kegiatan aksi penanaman dipilih jenis-jenis tanaman tahunan yaitu meranti, mahoni, dan sengon. Pertimbangan jenis tersebut adalah sebagai pohon perindang jalan sekaligus fungsi penahan erosi bantaran sungai. Siswa yang terlibat berasal dari seorang wakil dari 42 regu yang ada sehingga bibit pohon yang dibutuhkan sebanyak 42 batang. Aksi penanaman dilakukan di tanggul sebelah timur bantaran Sungai Progo yang merupakan sistem DAS Opak Progo Serayu. Aksi ini sekaligus menutup program pendidikan lingkungan ini.

Kesimpulan
Program ini memberikan wawasan baru bagi siswa Sekolah Dasar tentang penyelamatan lingkungan dan sebagai bukti pengabdian bersama mahasiswa kepada masyarakat khususnya generasi muda di Srandakan.

*) Penggagas program, kordinator pemandu, dan fundrising.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar